Kembali ke Semua Artikel
Apa Itu CIDR? Pengertian, Prefix Length, dan Contohnya

Apa Itu CIDR? Pengertian, Prefix Length, dan Contohnya

Arief Agus•Diperbarui

Pengertian CIDR

CIDR (Classless Inter-Domain Routing) adalah metode untuk menentukan pembagian jaringan IP menggunakan prefix length, seperti /24 atau /26. Dengan CIDR, penggunaan IP Address dapat disesuaikan dengan kebutuhan jaringan sehingga lebih fleksibel dan efisien.

Notasi CIDR dituliskan dengan menambahkan tanda garis miring (/) diikuti angka prefix length di akhir alamat IP.

Contoh penulisan:

192.168.1.0/24

Angka /24 disebut sebagai CIDR Notation atau Prefix Length.


Apa Arti Notasi /24?

Dalam IPv4 yang memiliki total 32 bit, angka setelah garis miring (/) menunjukkan berapa banyak bit biner yang dialokasikan khusus untuk Network ID.

Sebagai contoh, pada 192.168.1.0/24:

  • Network Bits (24 bit pertama): 11111111.11111111.11111111.00000000
  • Subnet Mask Desimal: 255.255.255.0
  • Host Bits (8 bit sisanya): 2<sup>8</sup> = 256 total alamat IP

Dari jaringan /24 tersebut, kita mendapatkan:

  • Total Alamat IP: 256
  • Network Address: 192.168.1.0 (alamat identitas subnet)
  • Broadcast Address: 192.168.1.255 (alamat kirim broadcast)
  • Usable Host (IP yang bisa dipakai): 254 alamat (192.168.1.1 - 192.168.1.254)

Tabel Referensi Notasi CIDR & Subnet Mask

Semakin besar angka CIDR (prefix length), semakin banyak bit yang digunakan untuk network dan semakin sedikit jumlah host yang tersedia:

Prefix CIDRSubnet MaskTotal IPHost yang Bisa Dipakai (Usable)
/24255.255.255.0256254
/25255.255.255.128128126
/26255.255.255.1926462
/27255.255.255.2243230
/28255.255.255.2401614
/29255.255.255.24886
/30255.255.255.25242

Mengapa CIDR Menggantikan Sistem Lama?

Dahulu, jaringan komputer menggunakan sistem Classful (Class A, Class B, Class C) yang sangat kaku dan sering membuang jutaan alamat IP sia-sia.

Dengan hadirnya CIDR:

  1. Fleksibilitas Alokasi: Jaringan dapat dipecah (Subnetting) atau digabungkan (Supernetting) sesuai kebutuhan riil organisasi.
  2. Penghematan Alamat IPv4: Mencegah pemborosan kuota IP publik global.
  3. Penyederhanaan Tabel Routing: Router internet dapat mengagregasi ribuan rute menjadi satu entri ringkas (Route Summarization).

💡 Contoh Penerapan Nyata:
Satu blok 192.168.1.0/24 (254 host) dapat dibagi menjadi dua subnet /25 yang mandiri:

  • Subnet 1: 192.168.1.0/25 (126 host untuk tim Support)
  • Subnet 2: 192.168.1.128/25 (126 host untuk tim Server & IT Dev)

Kesimpulan

CIDR adalah standar baku dalam arsitektur jaringan modern. Dengan menguasai notasi CIDR dan konversinya ke Subnet Mask, Anda dapat dengan mudah merancang pembagian IP Address secara terstruktur dan efisien.

👉 Pelajari Juga: